Blogger templates

English class

Selasa, Juli 12, 2011
Untuk mengimbangi perubahan zaman dan perkembangan akan dunia kerja ( cieehhh.. ) aq memutuskan untuk kembali mempelajari dan mendalami penguasaan Bahasa Inggris yang sudah lama sekali terlupakan ( semenjak lulus dari bangku SMU ).

Setelah mensurvei beberapa institusi pendidikan Bahasa Inggris yang terkenal di kota Medan, akhirnya aq memutuskan untuk bergabung di TBI dengan mengambil kelas Bussines English 2x seminggu pukul 5.45 hingga 7.15 malam.

Penghuni kelas ini berjumlah 12 orang ( termasuk aq ) 10 diantaranya adalah kaum hawa yang cakep tentunya..dan 90 persen merupakan karyawan salah satu Bank yang cukup populer di Indonesia.hm..aq suka bankers cewek..hahaha..

Secara pribadi aq suka dengan kelas ini..penghuni kelas ini semuanya sangat aktif..meski mereka berasal dari 1 perusahaan , namun ketika memasuki kelas, sesama mereka tetap berkomunikasi dengan bahasa inggris . aq sendiri merupakan tipe pemalu yang takut salah dalam pengucapan bahasa inggris , namun melihat mereka aktif..secara perlahan aq belajar untuk lebih aktif juga di kelas.

Satu hal yang aq suka dari kelas ini adalah saat sesi diskusi..dimana kami selalu dibagi dalam beberapa kelompok, dan diberi tugas diskusi mengenai bisnis atau perusahaan dan dunia kerja kemudian terkadang akan dipresentasikan di depan kelas..aq sering berimajinasi seolah-olah ada di acara reality show The Apprentice-Donald Trumph ( acara favoritku ) hehehe..lebay.com


Satu hal yang unik dari kelas ini bagiku adalah.. salah satu dari 2 tutor yang mengajar di kelas ini adalah sahabatku sendiri ( anggota CPS ).

Sahabatku ini meski merupakan lulusan dokter salah satu Univ Negri terkemuka di Medan dan jago sekali bahasa Inggris ( pernah mengenyam pendidikan di Ausie juga ) , namun saat ini bekerja di TBI dan menjabat sebagai manajer pendidikan.

Mengetahui bahwa yang akan mengajar di kelas ini nantinya adalah sahabatku..sebenarnya membuat aq berpikir ulang untuk bergabung.. aq merasa gimana gitu di kelas.. bayangkan saja..yang biasanya kami ngobrol sambil ngakak.. tiba-2 bertemu di kelas dengan hubungan murid dan guru , suasana akan sangat kaku dan bisa menyebabkan salah tingkah.

Namun setelah berfikir cukup lama...aq memutuskan untuk tetap bergabung dan mengesampingkan hal itu.. bagaimanapun kami harus profesional ( dalam pikiranku ) , di dalam kelas , kami adalah guru dan murid , di luar kelas.kami adalah sahabat. (^_^). ( kedewasaan sikap berperan penting dalam hal ini ). Ya dan kami berhasil melakukannya..

aq sendiri kagum akan penguasaan bahasa inggris sahabatku , cara pengajarannya..pelafalan bahasa inggrisnya layaknya seorang native . Ya..kesimpulannya.. two thumbs up dech.

Semoga penguasaan bahasa inggrisku bisa seperti sahabatku (^_^)

21 comments:

  1. exort mengatakan...:

    ayo yang rajin belajarnya ya

  1. exort mengatakan...:

    ayo yang rajin belajarnya ya

  1. Call me Batz mengatakan...:

    iya pak...cepat banget komennya..ahaha

  1. IbuDini mengatakan...:

    Dari dulu sejak sekarang bahasa inggris emang sangat bagus , dan dimana-mana setiap perusahaan atau apalah itu jika kita dapat menguasai bahasa inggris pasti akan mudah.
    hmmm meskipun udah berlatih keras tetap aja lidah ini terasa kaku untuk pengucapan.

  1. IbuDini mengatakan...:

    bahasa inggris emang diperlukan dimana-mana. sangat beruntung sekali bagi sahabat2 yg dapat menguasai bahasa inggris dengan mudah.

  1. Rifka Nida Novalia mengatakan...:

    sering2 dipraktekkin bahasa inggrisnya. mulai deh dengan membuat posting berbahasa inggris. ok? ditunggu lho artikel Mas Batz dalam bahasa inggris ;)

  1. zone mengatakan...:

    bahasa, semakin dipraktekkan semakin lancar.... good luck...

  1. Cipu mengatakan...:

    bahasa itu bukan di otak tapi di mulut. Batz, pilihan untuk melanjutkan kursus adalah keputusan yg tepat. Learning should continue regardless age

  1. bandit™perantau mengatakan...:

    Semangat gan belajarnya... heheheh

    Ane jg pingin jago cas cis cus... tp blajarnya belum intens

  1. Call me Batz mengatakan...:

    cipu : aq uda follow blog kamu sejak lama..tapi kok ga pernah muncul di tempat aq ya?

    All : thx atas masukannya

  1. Akmal Fahrurizal mengatakan...:

    Emang harusnya seperti itu ya. Tidak ada yang namanya BAHASA ASING yang ada itu BAHASA INGGRIS. Got it? hehe

  1. joe mengatakan...:

    pengen banget sih belajar bahasa inggris lagi, tapi sepertinya tidak sempat deh

  1. technual mengatakan...:

    Langsung dipraktekkan sobat, biar cepat mahir

  1. Ferdinand mengatakan...:

    Waduh dateng2 template berubah jadi gambar Burger hhe.... jadi laper *Plak

    Hem.... sebenernya rada risih klo harus ikut kelas yg pengajarnya temen sendiri, cuma untuk tujuan belajar kayanya gak ngaruh juga deh mau itu temen atau bukan hhe...

    Ayo sob semangat terus belajar bahasa Inggrisnya, siapa tau dikit lagi pindah kerja ke Negara luar ... Amin gak nih? hehe..

    Btw, itu sebagian besar cewe dan sebagian besar single apa gak?? hhe...

    Maaf baru bisa mampir lagi :)

  1. Amin pasti bisa kalau rajin dilatih
    aduh aku udah lama gak kepake bahasa inggrisku jadi banyak vocab yg lupa -___-"

  1. Sang Cerpenis bercerita mengatakan...:

    dulu juga pernah les Bahasa Inggris, tapi udah banyak yg lupa karena jarang praktek.

  1. Call me Batz mengatakan...:

    ferdinand : cewek single tuh..hahaha.

  1. Amy mengatakan...:

    mesti berani bicara Batz he8...Kalo sering bicara pasti bisa :) Semangat !!! Tampilan blognya lebih fresh he8...

  1. Vicky Laurentina mengatakan...:

    Hai Batz, pengajar Business Class-nya ada yang native, nggak?

  1. Call me Batz mengatakan...:

    vicky : kebetulan yang ngjar kelas aq semua guru lokal sich..

  1. damz mengatakan...:

    Selamat belajar!! :)
    Saya juga pernah belajar IELTS di TBI Medan (belakang Tiara kan?). Tapi cuma beberapa minggu saja. Bolos melulu karena kebanyakan lembur di kantor.
    Kemudian saya memutuskan belajar bahasa Inggris sendiri via nonton program2 berbahasa Inggris di Indovision setiap hari sebelum tidur. Alhamdulillah IELTS-score saya akhirnya cukup buat menembus sekolah di eropa. :D