Blogger templates

It's about Sunday School

Senin, Juli 18, 2011
Mungkin aq belum pernah cerita ya di blog , bahwa selain pekerja kantoran..aq juga merupakan seorang guru..

Guru yang aq maksud disini bukanlah guru sekolah yang mengajar matematika , biologi ( dan pelajaran lainnya ) ataupun guru private dan sejenisnya..melainkan guru di sekolah minggu.

Disebut sebagai guru sekolah minggu karena memang aktifitas ini dilakukan seminggu sekali tepatnya hari Minggu di gereja.

Kami ( para guru sekolah minggu ) mengajar secara sukarela , alias tidak dibayar atau lebih tepatnya tidak mendapat gaji.namun setahun sekali ( saat hari natal ) , kami akan diberi hadiah natal dari gereja..(^_^)

Kami melayani anak-anak dari berbagai usia ( usia balita - kelas 6 SD ) yang setiap minggunya datang ke gereja .

Aktifitas kami yaitu membimbing anak-2 dan mengajari mereka mulai dari cara membuka alkitab , membaca alkitab , berdoa , bernyanyi ( lagu rohani tentunya ) , dan membawakan cerita-2 rohani untuk anak-2.

Well, aq sendiri sudah mulai ikut aktif menjadi guru sekolah minggu sejak aq masih duduk di bangku SMU kelas 2.hmm..ya sekitar 6 tahunan juga dech. ( jalan 7 tahun ).

Banyak suka dan duka selama menjadi guru sekolah minggu.., namun aq belajar banyak hal dari aktifitasku yang satu ini...

Di sekolah minggulah , aq belajar mengenai berorganisasi , meskipun hanya seminggu sekali , namun kami juga memiliki struktur organisasi ( kepala sekolah , wakil kepala sekolah , bendahara , sekretaris , seksi ibadah dsb. ) n aq pernah menjabat sebagai wakil kepala sekolah.. Dan kami juga mempunyai program kerja , seperti aktifitas -2 ( sering kami sebut retreat ) apa saja yang akan kami lakukan , baik itu indoor maupun outdoor ( membawa anak-2 refreshing ke luar kota , biasanya brastagi sich )..dan aq pernah menjabat sebagai ketua retreat sehari 2 tahun yang lalu.

Disinilah aq belajar memikul tanggung jawab , teamwork ,mengatasi konflik ,dan pengaturan emosional ( secara aq orangnya emosional banget dan ya harus aq akui sedikit perfeksionis dan hmm..mungkin juga diktaktor ,sulit menerima kelemahan orang lain ..fiuhh...( tapi itu dulu ya..sekarang uda ga kok..wkwkwk) ) .

Selain itu , disini jugalah..aq belajar untuk berani berbicara di depan orang banyak..
Setelah berkumpul bersama di gereja untuk berdoa dan bernyanyi bersama , maka kemudian anak-anak ini akan kami pisah-pisah ke beberapa kelas - Kami membagi anak-2 yang datang menurut usia dan tingkatan sekolah mereka ( kelas kecil - playgrup hingga kelas 3 SD , total 4 kelas , dan kelas besar - kelas 4 SD hingga SMP 1 , total 4 kelas , jadi seluruhnya ada 8 kelas ) dan setiap kelasnya mempunyai 2 - 3 orang guru.

Di kelas , biasanya kami akan mengajak anak-2 kembali bernyanyi , berdoa . kemudian guru akan membawakan cerita rohani untuk anak-anak..setelah itu dilanjutkan dengan aktifitas lain ( seperti permainan , atau kuis ..something like that dech )

Aq ingat saat pertama kali membawakan cerita di depan anak-anak, grogi dan keringat dingin..hahaha..apalagi saat itu aq sekelas dengan kepala sekolah dan guru senior ( kebayang kan groginya) ..tapi lama kelamaan , aq menjadi terbiasa untuk memimpin pujian ( lagu ) , dan membawakan cerita di depan anak-anak dan guru lainnya yang satu kelas tentunya , meskipun dimulai hanya di depan anak-anak , kebiasaan ini menjadikanku tidak grogi lagi saat melakukan presentasi di kantor.

Selain hal-2 di atas..aq juga belajar banyak dari cerita-2 yang kami bawakan .. ya meskipun cerita rohani untuk anak-anak , namun bisa menjadi teguran dan renungan juga untuk diaplikasikan dalam kehidupan kita sebagai orang dewasa , terkadang kita mungkin melupakan hal-2 yang kita anggap sepele , namun dengan cerita-2 anak ini..seringkali aq diingatkan kembali tidak boleh begini dan tidak boleh begitu..( membangun sisi rohani menjadi lebih baik lagi ), karna sebagai seorang guru..kita juga harus bisa menjadi contoh yang baik bagi anak didik kita.

Dulunya aq tidak suka dengan anak-2..karna bagiku , mereka ( anak-2 ) itu terlalu ribut , susah dimengerti , susah diajarin , lamban dsb dsb... namun semakin lama , aq mulai menyukai dunia anak..bagiku ( sekarang ) dunia anak itu unik , dan dari sini jugalah ..aq belajar untuk mengontrol emosi dan belajar menerima kelemahan-kelemahan orang lain ( sadar kalo tidak semua orang bisa menjadi seperti diri kita..tiap orang itu berbeda ).


Semua yang aq dapatkan dari dunia anak ini aq aplikasikan juga dalam kehidupan orang dewasa.. ya..semoga aq bisa menjadi pribadi yang semakin baik..

N akhirnya..harus aq katakan...aq senang menjadi guru sekolah minggu ..(^_^)..

Menjadi guru berarti kita harus bisa menjadi teladan yang baik bagi anak didik kita..

16 comments:

  1. ahmedott mengatakan...:

    nice...to be a teacher...to share a wisdom and knowledge to others...becouse pahalanya tak kan ada habis-habisnya..^__^ dah lama gak ikutin blog ini ternyata buanyaaakk banget yang harus dibaca...keep going bro....ill be following..hahah cheers

  1. Sang Cerpenis bercerita mengatakan...:

    sama dong. aku dulu juga pernah jadi guru SM.

  1. Akmal Fahrurizal mengatakan...:

    Jadi guru emang kayanya punya kesan tersendiri gitu ya. Saya juga CaGur (calon guru) kayanya nih. :))

  1. Claude C Kenni mengatakan...:

    Sama seperti yg gua alami setelah jadi pembina pramuka 6 taun =)

  1. Gaphe mengatakan...:

    nggak cuman buat bermanfaat buat anak-anak, tapi juga bermanfaat untuk pengembangan diri juga yah ternyata dengan mengajar di sekolah minggu.

    hebat batz, lanjutkaan!!.. sharing doonk, kegiatannya apa ajaa yang seru-seru, piknik bareng misalnya atau outdoor activitynya?

  1. exort mengatakan...:

    pernah jadi santa klaus ga? sepertinya body elo kan setipe ama santa klaus2 yg difilm2 itu

  1. IbuDini mengatakan...:

    menjadi guru selain mengajarkan kepada anak2 juga kepada diri kita sendiri, dan ilmunya tentunya tidak berkurang bila kita mengajarkan justru akan menabah wawasan buat kita..

    Ngomong2 templatenya keren, tapi lama sekali loadingnya....

  1. Merliza mengatakan...:

    awalnya saya juga termasuk orang yang kurang begitu menyenangi dan mengerti gmn seharusnya bersikap terhadap anak kecil.. tapi akhirnya sekarang.. gak bisa tanpa melihat, mendengar tawa mereka sehari saja :p

  1. Penghuni 60 mengatakan...:

    wah, aku makin salut deh...
    dari dulu jg aku tuh kpengen jg sih jd guru, hanya saja ampe skrg blm tercapai. mungkin jd guru diblog aja deh, alias berbagi info bwt tmn2 semua... itu jg sama aja kan?
    :)
    BTW pa kabar?

  1. Call me Batz mengatakan...:

    ahmet : welcome back to my blog..

    fanny : sesama guru donk kita..

    claude : ya ..banyak yang bisa kita dapatkan dari organisasi-2 sejenis

    exort : pernahhhh..tapi aq ga mau posting akh.haha..

    gaphe : iya..ntr kalo ada kegiatan akan aq tulis dech..

    akmal : wah calon guru ya..hebatt

    ibu dini : mungkin karna ada gambar slidenya..jadinya lama..

    penghuni 60 : kabar baik bro..

    merliza : wah kamu guru jugaya..

  1. zone mengatakan...:

    Guru adalah digugu dan ditiru.....

  1. SHUDAI AJLANI (dot) COM mengatakan...:

    Tetap semangat mengajar para murid ya pak guru B)

  1. Call me Batz mengatakan...:

    zone : yap..guru harus bisa jadi teladan yang baik

  1. Call me Batz mengatakan...:

    sudhai ; yup..thx ya

  1. zone mengatakan...:

    aq penasaran ,yg di atas itu potonya sapa ya mas batz...???

  1. Call me Batz mengatakan...:

    zone : foto yang mana ya? atas mana?