Blogger templates

Cukup ...... ?

Rabu, Juni 29, 2011
Sebuah renungan bagi kita semua...semoga bermanfaat.....

Alkisah , seorang petani menemukan sebuah mata air ajaib .

Mata air ini bisa mengeluarkan kepingan uang emas yang tak terhingga banyaknya..

Mata ait ini bisa membuat petani menjadi kaya raya, karna mata air ini tidak akan berhenti mengucurkan kepingan uang emas bila si petani tidak mengatakan "cukup".

Terperangah melihat kepingan uang emas yang terus berjatuhan di depannya, si petani segera mengambil beberapa ember untuk menampung emas tersebut.

Setelah semuanya penuh , dibawanya ke gubuk mungilnya untuk disimpan...
Kucuran kepingan uang emas terus mengalir , sementara si petani mengisi semua karungnya , seluruh tempayannya , bahkan mengisi penuh rumahnya...

Masih merasa kurang .......
Dia menggali sebuah lubang besar untuk menimbun emasnya.

Belum merasa cukup..
Dia membiarkan mata air itu terus mengalir
hingga akhirnya..........
petani itu tertimbun.

ya dia mati tertimbun bersama ketamakannya karena....dia tak pernah berkata " C U K U P ".

Kata yang paling sulit diucapkan manusia adalah "cukup"

Kapankah kita bisa berkata cukup ?

Hampir semua pegawai , merasa gajinya belum bisa dikatakan sepadan dengan kerja kerasnya.

Pengusaha, selalu merasa pendapatannya masih dibawah target.

Istri mengeluh , suaminya kurang perhatian...

Suami berpendapat istrinya kurang pengertian.

Anak-anak menganggap orang tuanya kurang murah hati.

Semua merasa kurang...., kurang...., kurang...dan kurang..............

Kapankah kita bisa berkata "cukup" ?

Cukup , bukanlah soal berapa jumlahnya.

Cukup , hanya bisa diucapkan oleh orang yang bisa bersyukur.

Tak perlu takut berkata cukup !

Mengucapkan kata cukup , "bukan berarti kita berhenti  berusaha dan berkarya."

Cukup bukan berarti berhenti berusaha, cukup berarti kita mensyukuri yang ada pada kita..namun tetap berusaha dan berkarya untuk mendapatkan yang lebih baik.
Belajarlah mencukupkan diri dengan apa yang ada pada diri kita hari ini , maka kita akan menjadi manusia yang berbahagia (^_^) 


                                                                    sumber


How much is enough ???

sekedar keluh kesah

Sabtu, Juni 25, 2011
Tidak terasa..2 minggu telah berlalu sejak postingan terakhir saya mengenai bacang. dan saya belum punya postingan baru..

Penyusunan laporan keuangan periode Mei yang cukup banyak masalah ( penurunan dan peningkatan beberapa jenis biaya yang dianggap tidak wajar ) membuatku harus mengecek ulang semua biaya-biaya yang dilaporkan dan memastikan dengan yang sebenarnya di lapangan , dan alasan apa yang menyebabkan semua hal itu terjadi .

Proses ini cukup banyak menyita energi otakku dan membuatku cukup lelah.. ditambah lagi sakit pinggangku yang kumat  dan terserang flu..( karna kebanyakan duduk dan lupa minum ) - kebiasaan burukku jika sudah duduk di depan kompie dan banyak pekerjaan..maka aq akan lupa minum air..dan juga menahan pipis..karna malas bolak balik toilet..hasilnya sakit pinggang dech..bahkan sempat aq jalannya miring sebelah..karna jika lurus..terasa sakit banget..tapi karna kerjaan belum kelar..aq juga ga mau ambil cuti sakit..

Malamnya..aq dibuat kesal dengan koneksi flash yang urgh....benar-benar lemot..hampir darah tinggi dibuat flash...

Dengan kondisi yang seperti ini..aq lebih memilih tidur...so inilah alasan kenapa 2 minggu terakhir ini aq menghilang dari blog..

Tapi syukurlah saat ini semua sudah normal kembali ( kecuali flash yang kadang masih lemot ) , jadi aq bisa kembali berkunjung ke blog sobat sekalian. (^_^)

Untuk para sobat blogger..maafin ya karna aq absen 2 minggu berkunjungnya..

Bacang

Senin, Juni 06, 2011
Tahun ini Perayaan Festival Perahu Naga jatuh pada tanggal 6 Juni ( hari ini )

Aq tidak tau tepatnya  sejarah dan bagaimana festival ini dirayakan..

Yang aq tau ,  dalam menyambut festival ini..nenek ( alm ) dibantu mama n tante aq akan sibuk dan juga warga keturunan chinese lainnya akan sibuk memasak bacang .. nasi ketan berisi daging yang dibungkus dengan daun khusus bacang.

sewaktu masih zaman SD , aq paling senang dengan perayaan festival ini..karena kami akan piknik ke sungai n mandi di sungai sambil makan bacang..trus aq ingat nenek ( alm ) meminta kami untuk menghanyutkan beberapa bacang di sungai. - ngak tau untuk apa..


Senang rasanya mengingat masa-2 itu.. Ada banyak makanan yang dibawa selain bacang dan sungai-sungai akan rame dikunjungi warga yang merayakan.. dan banyak anak-2 yang akan absen ke sekolah ( termasuk aq ) hehehe..


Selepas SMU dan bekerja..kami tidak pernah lagi merayakan festival ini dengan piknik ke sungai.. bacang tetap dimasak..paling hanya dimakan di rumah ataupun di kantor dengan bertukar bacang dengan sesama teman kerja.. Kangen dech dengan masa kecil dulu..

Penasaran dengan festival ini.. akhirnya aq cari tau dech.. kan ga lucu juga..tiap tahun makan bacang tapi aq ga tau sejarahnya.. Berikut aq bagikan sejarah singkat bacang ( yang aq dapat dari kiriman BBM teman )

Sejarah bacang berasal dari tokoh Qu Yuan (343-289 SM) seorang sastrawan terkemuka dari Kerajaan Chu.
Buku hasil karyanya seperti Chun Tzu ( ratapan negeri Tzu ) dan Li Sao ( Menapaki Kesedihan ) sangat laris dan terkenal.
Selain sebagai seorang sastrawan, beliau juga dikenal sebagai menteri yang terpercaya dan setia.

Popularitasnya yang tinggi menimbulkan iri hati pada rekan-rekannya yang kebanyakan adalah penjlat kekuasaan yang bermanis-manis di hadapan raja namun berusaha untuk menjatuhkan kerajaan Chu agar lebur dengan kerajaan Chin.

Qu Yuan yang dari awal dibenci rekan-rekannya menolak ikut dalam konspirasi itu makin dibenci rekan-rekannya.

Suatu hari Raja jatuh sakit , dan para mentri pemberontak menekan tim dokter untuk menyatakan pantang garam bagi raja yang sedang sakit.
Akibatnya kondisi raja semakin terpuruk dan hanya bisa terbaring lemas.
Mengetahui adanya persekongkolan ini, Qu Yuan secara diam - diam membungkus garam dalam daun bambu dengan 4 kerucut, lalu menggantung bungkusan itu di langit-langit ranjang raja dengan maksud agar garam itu menetes sedikit demi sedikit di atas mulut raja supaya kesehatan raja pulih kembali.

Ketika hal itu diketahui para mentri , Qu Yuan malah dituduh meracuni raja.
Tidak mau berurusan dengan pengadilan , Qu Yuan akhirnya bunuh diri dengan menceburkan diri ke Sungai Mi Lou.
Rakyat sangat sedih dengan berita ini dan berusaha mencari jenazah Qu Yuan.
Mereka melemparkan nasi yang dibungkus dengan bambu kerucut empat ke sungai dengan harapan dimakan ikan agar ikan-ikan tidak menggigit tubuh Qu Yuan.
Rakyat juga menabuh genderang di perahu dengan tujuan mengusir roh-roh naga jahat yang bisa mengganggu ketenangan roh Qu Yuan.

Peristiwa inilah yang dikenang tiap tahunnya hingga saat ini dengan perayaan Peh Chun ( bacang ) atau Perahu Naga. Perayaan ini ditandai dengan perlombaan perahu naga (dragon boat) yang diawaki sekitar 20 puluh orang pendayung yang duduk berpasangan mendayung mengikuti ritme genderang dan juga ditandai dengan makan bacang.

Itulah sejarah bacang..
Keempat kerucutnya melambangkan empat kata Qu-Yuan-Setia-Percaya.
Bacang adalah lambang karakter terpercaya dan orang percaya.


                                                                           sumber

Note : Aq nulis postingan ini sambil makan bacang (^_^)

Selamat merayakan Festival bacang ( bagi yang merayakan )

Beratkah beban hidupmu ?

Jumat, Juni 03, 2011
Selamat malam para sahabat blogger semua...

Kisah ini aq dapatkan dari seminar motivasi "Fire walker" ( penulis kisah ini menjadi salah satu pembicara ) yang pernah aq ikuti beberapa tahun lalu di Surabaya-Tretes..Meski uda lama banget , namun kisah ini selalu berkesan buatku..

Dan malam ini aq ingin membagikan kepada teman-teman semua..semoga bermanfaat..

Aku terjun bebas

Saat aku merasa sudah tdk sanggup memikul beban hidupku yg begitu berat, aku mengakhiri hidupku dgn melompat dr sebuah gedung Lt. 11



Dilantai 10: Kulihat pasangan yg terkenal sangat harmonis & saling mencintai sedang bertengkar dan saling memukul satu sama lain.


Dilantai 9: Kulihat Peter yg biasanya kuat & tabah sedang menangis


Dilantai 8: Ah Mei memergoki tunangannya sedang bercinta dgn sahabatnya.


Dilantai 7: Linda sedang minum obat anti depresi.


Dilantai 6: Heng yang pengangguran terus membeli 7 koran utk mencari lowongan kerja tiap hari


Dilantai 5: Mr.Wong yang sangat dihormati publik sedang mencoba baju dalam istrinya


Dilantai 4: Rosa bertengkar lagi degan pacarnya.


Dilantai 3: pak tua sedang mengharapkan seseorang datang mengunjunginya


Dilantai 2: Lily sedang memandangi foto suaminya yang sudah meninggal 6 bulan lalu


Sebelum aku melompat dari gedung, kupikir aku orang yang paling malang

Skrg aku sadar bhw setiap orang punya masalah & kekuatirannya sendiri

Setelah kulihat smuanya itu.. aku tersadar bahwa ternyata keadaanku sebenarnya tidak begitu buruk..

Semua orang yg kulihat tadi sekarang sedang melihat aku… terkapar meregang nyawa..

Kurasa setelah mereka melihat kondisiku yg sedang menjelang tak bernyawa sekarang, mereka akan berpikir bahwa sebenarnya keadaan mereka tidak terlalu buruk.
                           

“Bersyukurlah atas dirimu apa adanya… karena bila kamu membandingkan dgn orang lain, kamu akan “terkejut” dengan rahasia hidup mereka”


Dan..


Cintailah dirimu, walaupun seberapa berat masalah yg menimpamu, ‎karena bagaimanapun keadaannya, Anda tetaplah berharga di mata Tuhan. dan Anda bisa menjadi alat yang dipakai-Nya, untuk memberikan manfaat bagi orang lain.

                                                                   sumber

AKU TERJUN BEBAS - Life is Wonderful (Andrew Ho) *

Gengsi is a lifestyle (2)

Rabu, Juni 01, 2011

                                                                        sumber

Jam menunjukkan pukul 12.45 WIB

Suasana dapur sudah sepi ditinggalkan teman kantor yang telah selesai makan siang.

Tinggal aq yang masih asik menikmati secangkir coklat hangat dan OB yang masih sibuk mencuci piring dan peralatan makan kami.

Ringtone telepon genggam OB mendadak memecah keheningan...

OB yang menjawab teleponnya di dekatku membuatku secara tidak langsung bisa mendengar semua obrolan dia dengan temannya.

Dari yang aq dengar, aq bisa menebak bahwasanya teman lamanya ( zaman sekolahan dulu - yang sudah lama tidak berjumpa ) yang menelepon .

Obrolan standar bertukar kabar antara 2 teman yang sudah lama tidak bertemupun terjadi..tidak ada yang spesial hingga terdengar secara samar-samar suara dari seberang ,

"Apa kerjaanmu sekarang Ani ? ( sebut saja nama OB aq itu )" Tanya suara dari seberang..

"Aq ? ( menghela nafas sejenak ) .. Aq ya membantu bisnis suami aq.." Jawab Ani

Percakapan berlanjut dengan pembahasan bisnis yang dijalankan suami Ani dan seputar kehidupannya..tentu juga kehidupan temannya..

Aq yang mendengar pembicaraan tersebut hanya bereaksi diam..namun heran dan geli dalam hati.

Bukankah Ani adalah single parent yang berjuang sendiri menghidupi keluarganya ? dan hanya seorang OB di kantorku ?

Tapi mengapa Ani harus menyembunyikan semua itu dari temannya ?

Demi sebuah gengsi ?Hm... maybe kali ya..

Gengsi - bagian gaya hidup modern